Mahasiswa Teknik Informatika UDB Surakarta Raih Pengakuan dari NASA sebagai Peneliti Keamanan Independen
Kategori:
Berita Universitas
Tanggal:28 Mei 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta. Dua mahasiswa, Ramdhani Hadi Winarno dan Zefanya Glennvaldo Moses, berhasil memperoleh pengakuan resmi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP) sebagai Independent Security Researchers (Peneliti Keamanan Independen). Pengakuan tersebut diberikan atas kontribusi keduanya dalam menemukan serta melaporkan kerentanan keamanan (security vulnerabilities) secara bertanggung jawab sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang ditetapkan NASA. Melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP), NASA membuka kesempatan bagi para peneliti keamanan siber di seluruh dunia untuk membantu meningkatkan keamanan sistem informasi yang dimiliki lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, NASA mengirimkan surat pengakuan resmi yang menyatakan bahwa temuan dan laporan yang disampaikan oleh kedua mahasiswa tersebut telah membantu meningkatkan kesadaran serta perlindungan terhadap keamanan informasi NASA. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa kemampuan dan kompetensi mahasiswa Indonesia mampu bersaing serta memberikan kontribusi nyata pada tingkat internasional. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Ramdhani Hadi Winarno dan Zefanya Glennvaldo Moses, tetapi juga bagi keluarga besar Universitas Duta Bangsa Surakarta. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa penguasaan ilmu di bidang teknologi informasi dan keamanan siber yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat menghasilkan kontribusi yang berdampak luas bagi dunia digital global.
Universitas Duta Bangsa Surakarta mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan semangat inovasi yang ditunjukkan oleh kedua mahasiswa tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, berprestasi di tingkat internasional, serta berkontribusi dalam menciptakan ekosistem teknologi yang lebih aman dan terpercaya. Vulnerability Disclosure Policy (VDP) merupakan program yang memungkinkan peneliti keamanan siber untuk melaporkan kerentanan pada sistem yang berada dalam cakupan NASA secara bertanggung jawab. Program ini bertujuan meningkatkan keamanan sistem informasi NASA melalui kolaborasi dengan komunitas keamanan siber global. NASA memberikan pengakuan kepada peneliti yang berhasil menemukan dan melaporkan kerentanan yang valid sesuai dengan ketentuan program.
Posyandu Ngadi Asih yang terletak di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, kini telah mengimplementasikan Sistem Informasi Emosional Mental Problems (SIEMPRO)... Selengkapnya
Dalam rangka pengimplementasian kerja sama dalam negeri antara Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), UDB Surakarta menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar... Selengkapnya