Mahasiswa S1 Hukum UDB Ciptakan Kamus Hukum Digital “LEGALRAN”, Bukti Implementasi OBE dan Lahirnya Legalpreneur Muda
Kategori:
Berita Universitas
Tanggal:10 Februari 2026
Universitas Duta Bangsa Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui inovasi mahasiswa Program Studi S1 Hukum. Randi Febrian, mahasiswa S1 Hukum Universitas Duta Bangsa Surakarta, berhasil menciptakan sebuah Kamus Hukum Digital berbasis aplikasi yang diberi nama LEGALRAN, di bawah bimbingan Kaprodi S1 Hukum, Dr. Aris Prio Agus Santoso, S.H., M.H. LEGALRAN merupakan akronim yang sarat makna. “Legal” merepresentasikan substansi hukum sebagai inti dari aplikasi, sementara “Ran” diambil dari nama penciptanya, Randi Febrian, sebagai identitas karya intelektual mahasiswa. Aplikasi ini dirancang sebagai kamus hukum digital yang memuat istilah-istilah hukum beserta penjelasan yang mudah dipahami, sehingga dapat digunakan oleh mahasiswa, akademisi, maupun masyarakat umum yang ingin memahami hukum secara praktis.
Aplikasi LEGALRAN lahir sebagai salah satu luaran Project Outcome-Based Education (OBE) yang telah diterapkan secara konsisten di Program Studi S1 Hukum Universitas Duta Bangsa Surakarta. Inovasi ini sekaligus menjadi wujud nyata pencapaian Profil Lulusan Legalpreneur, yaitu lulusan hukum yang tidak hanya menguasai teori dan praktik hukum, tetapi juga mampu menciptakan produk dan inovasi bernilai ekonomi di bidang hukum. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembelajaran di Prodi S1 Hukum Universitas Duta Bangsa Surakarta tidak berhenti pada penguasaan teori hukum semata, melainkan juga membekali mahasiswa dengan keterampilan kewirausahaan hukum (legal entrepreneurship). Salah satunya melalui pengembangan aplikasi hukum digital yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di era transformasi teknologi.
Randi Febrian menjelaskan bahwa LEGALRAN masih berada pada tahap pengembangan awal. “LEGALRAN saya rancang sebagai kamus hukum digital yang praktis dan mudah diakses. Ke depan, aplikasi ini masih membutuhkan keberlanjutan dan penyempurnaan, baik dari sisi konten, fitur, maupun tampilan agar semakin relevan dan bermanfaat bagi pengguna,” ujarnya. Universitas Duta Bangsa Surakarta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kreativitas, kerja keras, dan inovasi yang telah dilakukan oleh Randi Febrian. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UDB mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta berkontribusi nyata dalam pengembangan teknologi hukum.
Melalui capaian ini, Universitas Duta Bangsa Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya inovasi mahasiswa berbasis OBE, sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi hukum dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berjiwa legalpreneur.
Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo menjadi lokasi pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertajuk "Penerapan Inovasi Jamu Cekok untuk Mencegah Stunting dan E-Marketing untuk Meningkatkan Income Masyarakat"... Selengkapnya