site.pilih_bahasa

UDB Surakarta Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Melalui Benchmarking Inkubator Bisnis dan UMKM Unggulan di Semarang

  • Kategori: Berita Universitas
  • Tanggal: 08 Februari 2026
Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta melalui Pusat Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis menyelenggarakan kegiatan benchmarking kewirausahaan di Kota Semarang pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis institusi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengelolaan inkubator bisnis, hilirisasi hasil inovasi, dan pengembangan usaha berkelanjutan. Benchmarking ini diikuti oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan di lingkungan Universitas Duta Bangsa Surakarta.

Rangkaian kegiatan benchmarking diawali dengan kunjungan ke Pusat Unggulan Inkubator Bisnis dan Hilirisasi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Dalam kesempatan tersebut, tim UPGRIS memaparkan secara komprehensif sistem tata kelola inkubator bisnis yang berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Model pengelolaan inkubator yang diterapkan UPGRIS disusun selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), terutama dalam mendorong komersialisasi hasil riset dan inovasi akademik.

UPGRIS juga menjelaskan penerapan model inkubasi bertahap, yang mencakup fase pra-inkubasi, inkubasi, hingga pasca-inkubasi. Model ini dirancang untuk memastikan kesinambungan pengembangan usaha rintisan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dosen, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat umum. Pendekatan kolaboratif tersebut dinilai efektif dalam membangun kewirausahaan berbasis inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan pasar dan berorientasi pada keberlanjutan.


Selain benchmarking di lingkungan perguruan tinggi, rombongan Universitas Duta Bangsa Surakarta juga melaksanakan studi banding ke UMKM Wingko O, salah satu UMKM unggulan penghasil produk pangan khas Kota Semarang yang telah menunjukkan konsistensi pertumbuhan dan daya saing pasar. Kunjungan ini memberikan pemahaman empiris mengenai praktik kewirausahaan UMKM secara langsung, mencakup proses produksi, pengendalian mutu, pengemasan produk, strategi pemasaran, hingga pengelolaan usaha agar tetap berkelanjutan di tengah dinamika pasar.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Universitas Duta Bangsa Surakarta diharapkan dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan inkubator bisnis perguruan tinggi serta memperkuat sinergi antara pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan. Pada akhirnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis UDB Surakarta dalam meningkatkan peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak lahirnya wirausaha yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.



berita_lain