The Global Entrepreneur University

UKMS Estetika UDB Tampil Gemilang Pada Acara Lomba Tari Antar Perguruan Tinggi Jawa Tengah

Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 telah diselenggarakan pada tanggal 15 September 2022 di ISI Surakarta. Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Seni (UKMS) Estetika Universitas Duta Bangsa Surakarta dibawah bimbingan Ibu Sri Sumarlinda, M. Kom dengan pelatih tari Ibu Widya dan Ibu Denok, Tampil Gemilang pada acara lomba tari yang diikuti oleh mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi se Jawa Tengah. Dalam pelaksanaan Peksimida tahun ini diikuti oleh kurang lebih 24 perguruan tinggi se Jawa Tengah yang diselenggarakan selama 3 hari. Pada malam pentas tersebut Duta Laksito yang merupakan nama tim dari mahasiswa estetika di bidang tari menampilkan tarian dengan tema Tarian yaitu Mahesa Lawu. Duta Laksito didukung oleh 5 penari yaitu Yosi Febri Armita dari Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Arya Karisma dari Fakultas Hukum dan Bisnis dan Muhammad Fuad Zidane Khusain, Muhammad Nur Irfan, Arinda Cahyani dari Fakultas Ilmu Kesehatan. 


Sinopsis dari tarian tersebut adalah implementasi simbiosis mutualisme kemanungggalan Desa yang sering dikenal dengan Dewi kesuburan akan selalu menyertai setiap kehidupan khususnya pertanian yang terangkai dalam sebuah Doa. Mahaesa atau kerbau sebagai simbol kekuatan dalam berjuang untuk hidup dalam menggarap tanah pertanian yang tidak lepas dari doa dan syukur. Mahesa lawu , kerbau gagah perkasa dari lereng gurung Lawu sebagai wujud spirit masyarakat Karanganyar dalam menciptkan masyarakat adil dan makmur gemah ripah lohjinawi adem tentram kerto raharjo. Dr. Rina Arum Prastyanti selaku Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan yang ikut menyaksikan penampilan dari tim Duta Laksito tersebut kagum dan memberikan pesan bahwa Universitas Duta Bangsa Surakarta dalam pembelajaran tidak hanya memberikan wadah akademik kepada mahasiswa namun juga memberikan support terhadap berkembangnya kemampuan softskill mahasiswa melalui seni tari. Softskills merupakan keterampilan dan kecakapan hidup, baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta dengan Sang Pencipta. Dengan mempunyai softskills membuat keberadaan seorang mahasiswa akan semakin terasa di tengah masyarakat. Keterampilan akan berkomunikasi, keterampilan emosional, keterampilan berbahasa, keterampilan berkelompok, memiliki etika dan moral, santun dan keterampilan spiritual. Proses belajar softskill ini pula yang ditekankan bukan hanya untuk meraih prestasi belajar semata namun juga untuk mendapatkan ilmu melalui proses. Bila mahasiswa sudah memahami pentingnya softskill dalam berproses maka apapun hasil yang diperoleh tidak akan pernah sia-sia seperti pepatah yang mengatakan bahwa Usaha Tidak Menghianati Hasil.

Berita Lain